Pengumuman SNMPTN 2008
Setelah tidak menunggu hasil SNMPTN, akhirnya saya ditobatkan TIDAK LULUS. Pikir saya, yah, sudah lah. Akan tetapi, saya sudah diterima di Teknik Sipil UNPAR. Yah, mudah-mudahan saya bisa lolos dari perpeloncoannya. hehehe.
Kenapa saya gak lulus SNMPTN? berikut beberapa (yang mungkin bisa jadi) alasannya :
- Tidak beruntung. Iyah nih, klo beruntung sih saya bisa lolos SNMPTN.
- Ketinggian milihnya. Hmm, secara otak saya masih dangkal milihnya tinggi-tinggi. STEI (Tek. Informatika) ITB sama FTI (Tek. Fisika) ITB.
- Kurang optimal. Sebelum ujian tuh saya sudah dinobatkan sebagai orang yang lulus di UNPAR. Jadinya, saya tuh haroream ‘males’ tuk ngerjain soalnya.
- Saya bodoh. Hohoho, yang ini mah emang bener.. kayaknya faktor yang bener2 diperhitungkan.
Yah, dari ke 4 pilihan ada sih yang paling benar.. coba nomor berapa???
Related posts:





Coba lagi keberuntungan Anda tahun depan.
[Reply]
@petra novandi: hehehe. males ahh..
[Reply]
alasan 1: tidak ada kata “keberuntungan” utk lulus SNMPTN, semuanya kerja keras
alasan 2: tidak ada kata “ketinggian” karena hal yang tinggi sekalipun dapat diraih, asal ada usaha lebih
alasan 4: ini paling ga bener, anda memilih STEI dan FTI menyatakan bahwa anda sudah cukup mampu. lagian Tuhan ga pernah menciptakan orang bodoh (kecuali cacat otak)
mungkin lebih tepat alasan nomor 3. tapi juga jangan berkecil hati gara-gara ga lulus SNMPTN. lulus di UNPAR pun harus tetap disyukuri karena anda tetap memiliki masa depan yang cerah. ayo semangat lagi, tahun depan mudah2an ITB menjadi almamater anda
Maaf klo komentar saya kurang berkenan
Berita terakhir dari Wijoyo Simanjuntak : Harga dari Peperangan
[Reply]
Well, saya kurang sepakat juga kalau dibilang bahwa lulus SNMPTN melulu mengenai kerja keras. Cerita mengenai LJK yang ketumpahan kopi, terselip, atau malah hilang sudah beberapa kali saya dengar. Makanya dulu guru saya selalu bilang: “Selain belajar jangan lupa berdoa juga. Manusia bisa berupaya, tapi Tuhan yang memutuskan”.
Berita terakhir dari Habib : Scour – A Social Search Engine
[Reply]
iyah…bener banget…
kita tuh mesti do’a…..
biar dapet yang terbaik….
mungkin bagi yang ga lulus…itu yang terbaik…
belum tentu kalw diterima,,kamu bakalan sukses…
oh..cuma Tuhan yang Tahu….
:D
[Reply]
@Wijoyo Simanjuntak:
#1 : sayangnya kerja keras saya blon optimal (berhub. dengan alasan ke 3)
#2 : maksud ketinggian tuh. gak sesuai dengan kemampuan (berhub. dengan alasan ke 3)
#4 : saya sudah cukup bodoh tuk memilih jurusan itu.. karena, basically, saya memang masih blon masuk ke level masuk sana. mungkin bertapa 6 bulan sebelum SNMPTN harusnya sih bisa. bertapanya kurang afdoll (#3 lagi!!)
#3 : tidak berkecil hati kok. tapi, berbesar badan (nah loh?). doa’in ajah S2 bisa jebol ke Sipil ITB. ;)
komentarnya berkenan kok. bagus malahan. salah satu contoh komentator yang seksama dengan tulisanku. :)
@Habib:
Yup, saya masih menggunakan arti keberuntungan.. :)
@Sasya:
Anyway, saya tidak kecewa dengan hasil SNMPTN. :) Still SUMANGET!!
[Reply]
Yah, dari ke 4 pilihan ada sih yang paling benar.. coba nomor berapa???
sudah pasti nomor-3, jelas terlihat klo MOTIVASI kamu sblm ujian sdh berkurang…
Berita terakhir dari herry setyono : Bebal
[Reply]
@herry setyono: sebenarnya sih.,, ga ada jawabannya yang paling benar…. ini hanyalah takdir.
[Reply]
Smoga betah di Unpar kawan :D
dan tolong doakan saya untuk tahun depan :D
[Reply]
@Max Breaker: hohoho.. mudah2an kuat.. okeyy, mudah2an bsok luluss!!
[Reply]
Yg paling bener kayaknya yg haroream itu deh… :lol:
Berita terakhir dari mang kumlod : Beat The Krabi Beach
[Reply]
Udah dapet UNPAR ini, santai aja.
[Reply]
@mang kumlod: tau ajah ahh.. :”>
@unduk: gak santai pas OSPEKKAnya nih.. :P
[Reply]