Terjebak Dalam Mimpi
Tak ada yang dapat menyangkal bahwa semua orang mempunyai mimpi. Segala rasa menginginkan, merasakan, membutuhkan dimiliki oleh setiap manusia. Tidak dapat meraih sebuah keinginan bukanlah akhir sebuah dunia. Membentuk sebuah dimensi yang disebut mimpi merupakan solusinya. Mimpi, tempat yang mewujudkan segala keinginan dalam bentuk imajinasi tak terbatas oleh sebuah pemikiran rasional. Dan memiliki ciri khusus dalam setiap insan di muka bumi. Mimpi dapat membuat sebuah titik pencerahan kehidupan semakin benderang. Bermimpi hanyalah sebuah jalan yang membentuk pecahan sebuah cita-cita semakin jelas.
Pernah, memimpikan semua yang tidak dapat dipahami secara logika. Akan tetapi, hanya sebuah mimpi beserta keyakinan atas semua yang akan terjadi semua itu akan terjadi. Mimpi merupakan sebuah pecahan keberhasilan yang menuntun anda ke sebuah jalan yang anda sukai. Entah seberapa banyak orang yang mencaci maki anda, entah seberapa banyak orang yang menjatuhkan anda, entah seberapa banyak orang yang berkata “itu hanya mimpi”. Sebuah mimpi bukanlah sebuah khayalan yang dapat dicemoohkan. Membangun sebuah mimpi seperti membangun sebuah kehidupan lain yang dibuat secara sempurna oleh khayalan tingkat tinggi.
Mimpi memberikan sebuah satu nada dalam hidup yang memang tak tentu arahnya. Entah bawah dan atas, anda selalu memimpikan sesuatu. Mimpi, mimpi, mimpi, dan mimpi. Gambaran luas yang hanya dimiliki oleh masing-masing orang. Sering kali orang terjebak dalam mimpinya. Penuh hayalan indah tentang dirinya. Menggambarkan dan melukiskan sebuah kehidupan yang menyayat hati. Sebuah denting hayalan membuat sebuah kehidupan nyata menjadi terasa. Terasa dalam emosional jiwa. Melebih terasa dalam materil ataupun fisik.
Kerap kali, orang yang terjebak dalam mimpi dikatakan gila. Terjebak dalam mimpi adalah sebuah kesalahan. Karena mimpi dapat membuat akal sehat menjadi sebuah sampah. Keinginan terhadap sesuatu menjadikan prioritas sebuah kehidupan. Entah senang, ceria dan gembira membentuk sebuah mimpi menjadi lebih berarti. Air mata pun dapat dikeluarkan hanya dengan bermimpi. Emosional yang didalam hati menjadi tersentuh dengan alur mimpi. Akal sehat pun sudah teracuni oleh jiwa
Disanalah sebuah dua dimensi yang akan saling berbentrokan. Tekanan luar yang membuat hidup semakin runyam menjadi faktor penting. Sebuah alunan lagu membentuk mimpi menjadi sempurna. Pada saat dua dimensi tersebut berbentrok. Terjadilah kesadaran diri dalam keadaan di muka bumi ini. Sedih karena hidup tak sejalan dengan mimpi. Menangisi adalah hal terbaik daripada bertindak konyol. Menangisi dan memintalah kepada-Nya. Sebuah kehidupan tak menjadi lengkap tanpa-Nya.
Sebuah keharmonisan dari empat kemampuan membentuk arti bahwa hidup di dunia ini adalah sebuah keberkahan yang maha. Renungilah dan bermimpilah!

mimpi..
Bisa menjadi awal atas segala- galanya.
Bermimpilah..
Berita terakhir dari Aki Herry : Rancangan Mebel Kamar Yang Ujug- Ujug KeInget,