Hari Bumi diperingati pada tanggal 22 April secara Internasional Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi. Dicanangkan oleh Senator USA Gaylord Nelson tahun 1970 seorang pengajar lingkungan hidup. Tanggal ini bertepatan pada musim semi di Northern Hemisphere (belahan bumi utara) dan musim gugur di belahan selatan. PBB sendiri merayakan hari bumi pada 20 Maret sebuah trdisi yang dicanangkan aktivis perdamaian John McConnell pada tahun 1969, adalah hari dimana matahari tepat diatas katulistiwa yang sering disebut Maret Equinox.
Sudah hampir 18 tahun saya menginjak sebuah planet bernama bumi. Sekarang bumi yang telah kita pijaki selama ini kritis. Salah satu yang menjadi isu hangat adalah pemanasan global ‘global warming’. Dampak dari pemanasan global ini antara lain : mencairnya tudung es di kutub, meningkatnya suhu lautan, kekeringan yang berkepanjangan, penyebaran wabah penyakit berbahaya, banjir besar-besaran, Read more…
Waduh, setiap hari menggunakan angkutan umum capek juga yah ternyata. Bicara angkutan umum, saya ingin mengatakan “Stop Merokok dalam Angkutan Umum!”. Waduh, saya sangat kesal kalau ada seorang yang merokok didalam angkutan umum. Terlebih lagi, jika perokoknya masih pelajar (SMP-SMA). Sekiranya, untuk mahasiswa sudah memiliki attitude yang baik dari perguruan tingginya. Tanggal 05 Februari 2009, saya mendapati seorang yang merokok didalam angkutan umum. Ck, ck, ck, apa orang itu tuh gak nyadar yah kalau ngerokok didalam angkutan umu. Dia bukan seorang penumpang sih, melainkan temannya si supir. Dan parahnya lagi, si supir merokok juga. SIALAN!
Rasanya ada job berat lagi untuk batagoris. Dengan munculnya kami di koran PR (30/06) dengan sebutan “Blogger Peduli Lingkungan” membuat para batagoris untuk menjaga sikapnya di depan publik. Membuat seseorang mempunyai gelar peduli lingkungan sih mudah. Tinggal memungut sampah di depan banyak orang. Saya rasa, batagor.net bukan bermaksud seperti itu. Mudah-mudahan apa yang dilakukan kemaren merupakan sebuah sikap terhadap lingkungan yang akan menjadi sebuah gaya hidup bersih. AMIN. Seseorang yang memiliki kepedulian tinggi dapat bersikap untuk mematuhi peraturan daerah yang diberlakukan di tempat anda. Jadi, pemerintah sudah tak bisa disalahi lagi karena ulah penyampah. Maka dari itu, jangan nulis doang! Buktikan merahmu! (Nah loh? Iklan bu??). Saya cerita dulu ah. Jadi begini, semua orang bersikap (terutama di indonesia) follower alias sok ikut-ikutan. Untuk menyadarkan masyarakat untuk bersikap adil dan bijak terhadap lingkungan, kita harus memberikan contoh terlebih dahulu. Seperti iklan di TeVe itu loh, ada yang mungutin sampah satu orang, orang lain pada ikut-ikutan (yah, namanya juga indonesia. *digaplok. Bisanya ngritik doangks. hehehe*). Hal baik dan buruk akan terjadi suatu aktivitas berantai. Misal, ada seseorang yang ngerokok, pasti disekitarnya malah makin pede untuk ngerokok. Akan tetapi, kalau ada seseorang yang mungutin sampah, pasti yang disekitarnya ikut-ikutan. Mati 1 tumbuh 1000x, lenyap 1 muncul 1000x, ngutang 1 bayar 1000x (hahaha, mo jadi rentenir). Mendengar ceritanya lebih lanjut (klik disini)
Komentar terakhir