#S009: Menyapa istilah NRECA

Minggu ini merupakan minggu pertama saya memulai (lagi) skripsi dengan tema yang baru, berbeda dengan yang lalu perihal pengembangan teknologi dibidang statistik curah hujan. Berhubung dilihat kebelakangnya kurang praktis untuk dilakukan dimana-mana, lebih baik mengubahnya menjadi yang lebih familiar oleh semua orang biar lebih mudah memperbaiki kesalahannya.

Singkat cerita, saya mengajukan perubahan, dan pembimbing memberikan topik model NRECA. Sewaktu diberikan materi tersebut, saya bingung sendiri. Haha. Saya yang cukup lama tidak mempekerjakan otak, sempat tanda tanya besar mendengar istilah itu. Dengan susah payah, saya coba memanggil ingatan saya (ciah) perihal pemodelan NRECA untuk memperoleh debit. Tentunya, sampai sekarang, saya masih lemah dalam memahami metode tersebut. Tapi bukan berarti saya tidak bisa berbagi apa yang saya dapatkan dari membaca beberapa literatur kan? Jadi, pemahaman saya mengenai topik ini masih lemah. Dan pos ini tidak jauh dari pengalaman saya atau jalan saya memahami topik yang akan gunakan sebagai bahan skripsi saya. :) Dan mohon maaf kalau ada pemikiran yang salah, mohon diingatkan dan diperbaiki.

Pada umumnya kan dalam merancang bangunan air biasanya diperlukan rekaman debit di lokasi yang dipilih. Sederhananya, NRECA ini sebagai metode untuk memperoleh debit tersebut berdasarkan data meteorologi yang ada (atau seadanya. haha). Jika saya tidak salah, metode ini hanya dilakukan untuk proyek berukuran kecil, kurang dari 1000 km^2 (Saya buta jarak, jadi saya tidak bisa bilang itu antara kecil atau besar. haha). Dari metode ini nantinya bisa memperoleh limpasan bulanan, dan kurva debit-waktu.

The calculation techniques in this manual are based on sound hydrologic principles and represent the key processes in flood flows and continuous monthly streamflows. They do not include processes like snowmelt or detailed hydraulic routing and should not be used where snowmelt is a key process or where there are large lakes or reservoirs. They apply tc small watersheds, generally of less than 1000 square kilometers.

~ Hydrologic Estimates for Small Hydroelectric Project (saya belum tamat baca manual ini. hehe).

Saya belum sempat mendalami dalam metode memperoleh debit andal untuk proyek hidro yang dimaksud dalam NRECA. Mungkin ada berbagai metode lain selain NRECA. Model/Metode NRECA dikenal juga sebagai Crawford, karena pencetus ide metode tersebut adalah Dr. Norman H. Crawford. Saya belum bisa membenarkan nama sebutannya sebagai berikut. Dari 2 referensi yang saya gunakan, ada yang menyebutnya model NRECA dan ada juga yang tidak menyebutkan istilah NRECA atau Crawford, jadinya langsung menyebutkan proses/hasilnya, yaitu metode mencari flow-duration curve dan monthly run-off.

Secara sekilas (hehe, maksudnya baca guntingan/clipping dari seen ah buku), di dalam model NRECA ada istilahnya karakteristik DAS (Daerah Aliran Sungai) antara lain Nominal, PSUB, dan GWF. Nominal merupakan tinggi kapasitas tanah lembab (soil moisture) dalam satuan mm (atau in). PSUB merepresentasikan index fraction/bagian dari limpasan yang menjadi aliran dalam tanah. dan GWF adalah angka yang menunjukkan besarnya aliran air bawah tanah masuk ke saluran.

Untuk sementara, posnya segini dulu aja. Saya lagi kebingungan untuk melanjutkan pos yang semestinya di publish dari kemarin. Hehe. Mudah-mudahan gak jadi males lagi untuk minggu ini. Bahan sebenernya sudah ada, topik yang mau dibicarakan juga banyak. Jadi, tinggal masalah komitmen saja sih sekarang. Haha. Berharap gak main ilang kaya kemarin.

#S009: Menyapa istilah NRECA