Jurnal Taruma

mengingat pengetahuan dan pengalaman itu penting


#0751: Pindah hosting

Berhubung di taruma.info saya jarang ngurusin (apalagi update), saya memutuskan untuk dipindahkan ke blog ini. kontennya memang beda, tapi konten yang terdahulu mungkin sudah ada cache-nya dari google jadi coba lihat arsipnya saja. 

Ceritanya ini mau memulai lembaran baru, memulai menulis kembali, memulai berekspresi kembali melalui tulisan. Jadi, yang terdahulu lebih baik dilupakan atau setidaknya dikenang yang baiknya saja, kemudian maju ke diskusi atau konten yang lebih menarik bagi saya (karena saya gak yakin ada pembacanya. hahaha). 

Oke, untuk hari ini cukup segini dulu, besok, saya usahakan update dengan bagaimana saya membuat musik. ;)


Leave a comment

#100songsproject

UPDATE1: 26 April 2013 (29 lagu)

UPDATE2: 2 Mei 2013 (43 lagu) 14+ lagu

UPDATE3: 11 Mei 2013 (48 lagu) 5+ lagu

Saya kebetulan ngikutin musisi keren yaitu Pewee in the Garage, dan gak sengaja liat hashtag #100songsproject. Berhubung tahun ini saya sedang giat ngebut “jumlah” karya saya, ketimbang kualitas jualan, yah ini cocok banget.

Dengan waktu yang tersisa 234 hari lagi, saya sudah buat karya pada tahun 2013 sebanyak (saya hitung, yang saya publish saja yah): Continue Reading →


#0619: Dyad Review

Don't Starve

Dyad

Y. APDG: Dyad

Dengan kebosanan saya dengan game “hollywood” karena cuman mengutamakan visual effect dan cerita, yang mungkin serupa tapi tak sama secara berulang-ulang. Saya memulai mencari game yang unik di genre indie game. Mengingat saya suka game yang menantang dengan potensi sampai orang rage quit, saya mulailah tertarik dengan game Dyad. Game Dyad sederhananya adalah audiosurf dengan modifikasi yang membuat gamenya menjadi action dan racing daripada casual. Setelah saya membaca beberapa review dan melihat gameplaynya akhirnya saya memutuskan untuk membelinya. Dyad juga memenangkan dalam Audio Design di IndieCade 2012.

Genre: Action, Indie, Running

Developer: ][ Games Inc

Release Date: 25 April 2013

Price: $14.99

Buy on [Steam]

Continue Reading →


#0700: DreadOut (Demo) Review

Don't Starve

DreadOut

Y. APDG: DreadOut

Semua orang mungkin sudah jengkel dengan film horror “gadungan” Indonesia, tapi bagaimana dengan game horror Indonesia. Saya jarang bahkan belum pernah menemukan game developer Indonesia yang berani sampai tahap penjualan internasional dan bukan sekedar proyek iseng sementara. Digital Happiness merupakan game developer pertama yang saya ketahui dalam mengambil langkah di Steam (Greenlight) dengan game yang bertema horror. Pribadi, saya bukan penikmat game horror tapi karena ini buatan Indonesia, saya penasaran juga bagaimana kualitasnya. Sebelumnya, saya sudah berkali-kali melihat beberapa playthrough dari berbagai orang memainkan game ini, jadi jangan harap saya bakal kaget. Yang ada bosen.

Genre: Indie, Survival Horror

Developer: Digital Happiness

Estimated Final Release Date: November 2013

Price: $14.99

Please Support on [Indiegogo] , $5;$15;$30;$50;$75;$150;$300;$500;$1000

Continue Reading →


#1113: The King’s League: Odyssey Review

Don't Starve

The King’s League: Odyssey

Y. APDG: The King’s League: Odyssey

Tak seperti biasanya, saya memainkan game non-PC-client yaitu game flash berjudul The King’s League: Odyssey. Hal ini juga tak sengaja saya temukan di group fb gamedevid (yup, saya iseng liat kesana karena grup lain sedang kebetulan gak ada aktifitas). Kebetulan juga saya lagi pengen buat Let’s Play, ya sudah, kenapa tidak buat let’s play game flash sekali-kali? Buatan developer Indonesia pula. Ini pertama kalinya saya memainkan game flash atau web-based jadinya, review saya bisa jadi agak melenceng dari yang diharapkan. Saya mencoba game ini karena sekilas lucu liat karakternya. haha. 

Genre: Simulation, Strategy

Developer: Kurechii

Release Date: 10 April 2013

Price: Free

Play on Kongregate

Continue Reading →


#1006: Kentucky Route Zero Review

Don't Starve

Kentucky Route Zero

Y. APDG: Kentucky Route Zero

Genre: Adventure, Indie

Developer: Cardboard Computer

Release Date: 23 Februari 2013

Price: $24.99

Buy on [Steam] or [Humble Store]

Ingat game The Walking Dead (bukan yang Survival Instinct)? Jika masih ingat pasti akan lebih mudah menyerap konsep penjualan yang dilakukan oleh salah satu developer indie ini, yaitu game Kentucky Route Zero. Kentucky Route Zero telah mendapatkan penghargaan pada Visual Art di IGF tahun ini. Sama halnya dengan TWD, game ini juga memiliki gameplay Point & Click. Saat ini, KRZ masih baru merilis satu ‘act’ adegan dan rencananya adegan kedua akan rilis bulan ini (entah kapan). Total adegan pada KRZ ada 5, yang akan rilis tahun ini secara bergiliran.

Continue Reading →


#0546: Proteus Review

Don't Starve

Proteus

Y. APDG: PROTEUS

Genre: Adventure, Indie, Casual

Developer: Ed Key and David Kanaga

Release Date: 31 Januari 2013

Price: $9.99

Buy on [Steam] or [Humble Store]

Setelah capek melakukan aktivitas di dunia nyata rasanya kita perlu istirahat, merilekskan pikiran. Mungkin ada yang bilang game bisa membantu mengistirahatkan pikiran dari segala masalah yang ada, tapi untuk game Proteus memberikan sebuah cara menyantaikan pikiran kita dengan sistem eksplorasi dengan musik experimental-nya. Proteus sendiri bisa dibilang merupakan game berseni yang melakukan eksperimen terhadap visual jaman dulu dengan musik elektronik. Perlu kesabaran dan pemahaman yang cukup tinggi untuk mengerti apa yang diinginkan developer terhadap pikiran pemain.

Continue Reading →


#0115: Monaco Review

Don't Starve

Monaco

Y. APDG: Monaco

Genre: Action, Adventure, Strategy, Indie, Casual

Developer: Pocketwatch Games

Release Date: 24 April 2013

Price: $14.99

Buy on [Steam] or [Humble Store]

Akhirnya game ini rilis juga setelah saya bosan mencoba prototypenya yaitu MONTE-CARLO. Saya sudah pre-order game ini sejak januari lalu rasanya. Sebenarnya bonus pre-order tidak begitu menggiurkan yaitu hanya sekedar prototype dan soundtrack dua track dari award-winning composer Austin Wintory disertai lembar musiknya. Bagi yang tidak tertarik dengan yang berbau musik, pre-order rasanya cuman memesan terlebih dahulu, soalnya pembeli pre-order tidak dapat betanya pada waktu itu. Prototype MONTE-CARLO telah memenangkan penghargaan Independent Game Festival (IGF) pada tahun 2010 dengan memenangkan penghargaan tertinggi yaitu Seumas McNally disertai penghargaan pada Excellence in Design. Sekilas, ada pikiran “this game must be good”. Benarkah? Continue Reading →

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,055 other followers